Hello

Rabu, 07 Oktober 2009

Dalam Tipisnya Nafasku

Kulukis pinta ini
Dengan kuas bermata merah
Kuingin Kau rubah catnya menggelar putih
Biar serasi dengan sang kanvas
Hingga cintaku hanya Kau yang tahu

Pergi dengan namaMU adalah dambaku
Walau hatiku telah tak berwujud

Namun
Saat pandangku mulai klise
Kumohon dengan iba yang tersisa
Suguhkan dia bidadariMU

Tolong yakinkan debu ini untuk raib
Sudah habis masanya raga dekil berkarat
Kunyatakan padaMU
Sebab tanganMU yang teragung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar