Hello

Selasa, 05 Juli 2011

A

Menangis karenamu. Aku terdiam..
Serupa malam yang indah dihiasi gemintang
namun dingin, memilukan.
Kasihan

Napas hidupku berhenti. Bak kuntumkuntum mawar yang layu
mendandani mejameja di tiap relung hatiku dengan pongah sayunya.

Menetes air mataku. Aku membisu..
Sejuta terang mencoba rayuku dalam penatku
Namun aku tetap pada tempatku, tak bergeming.

Suara kasarmu menhujam akal sehatku. Amarahmu membunuh hatiku.
Kamu melukaiku dan telah menyakitiku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar